Get Adobe Flash player

LAYANAN PUBLIK

Ucapan PA. Marisa

Banner
Home Cerai Gugat
  • CERAI GUGAT 
  1. Gugat Cerai, adalah tuntutan hak ke pengadilan ( dalam bentuk tulisan atau lisan) yang diajukan oleh seorang istri untuk bercerai dari suaminya.
  2. Penggugat, adalah Istri yang mengajukan gugatan perceraian, dalam hal ini adalah anda.
  3. Tergugat, adalah suami yang anda cerai.
  4. Mediasi, adalah upaya penyelesaian perkara secara damai melalui juru damai/penengah yang dilakukan di luar persidangan.
  5. Mediator, adalah sebutan untuk orang yang menjadi juru damai/penengah.
  6. Pernikahan yang Sah, adalah pernikahan yang dilakukan menurut agama dan dicatatkan di KUA.
  7. Domisili, adalah alamat tempat tinggal berdasarkan KTP, namun bisa didasarkan pada surat keterangan pindah dari RT/Kelurahan jika anda pindah ke tempat lain.
  8. Alasan yang sah, adalah alasan yang benar secara hukum, misalnya: pergi untuk mencari nafkah, tugas negara, terpaksa, dsb.

 

Pengajuan permohonan anda bisa diwakilkan kepada orang lain, dengan menggunakan kuasa.

Kuasa ada 2 macam, yaitu :

  1. Kuasa hukum dari pengacara/ advokat.
  2. Kuasa dari keluarga (kuasa insidentil).

Dalam hal anda menggunakan kuasa insidentil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  1. Anda harus mengajukan permohonan izin kuasa insidentil kepada Ketua Pengadilan.
  2. Yang boleh menjadi kuasa insidentil adalah saudara atau keluarga yang ada hubungan darah, paling jauh hingga derajat ketiga. Misalnya; satu derajat ke bawah (anak anda), ke samping (saudara kandung anda), atau ke atas (orang tua anda).
  3. Seseorang hanya diperbolehkan menjadi kuasa insidentil satu kali dalam 1 tahun.
  4. Pemohon dan Kuasa Insidentil harus menghadap ke Ketua Pengadilan Agama secara bersamaan.
  5. Pengadilan Agama akan mengeluarkan surat izin kuasa insidentil.

Untuk mendukung Cerai Gugat, anda harus menyiapkan Surat-surat dan Saksi-saksi yang akan dijadikan alat bukti untuk menguatkan Cerai Gugat anda.

 

Surat-surat yang Harus Disiapkan adalah :

  1. Buku Nikah Asli.
  2. KTP Asli.
  3. Akta kelahiran anak-anak (jika anda punya anak) Asli.
  4. Surat Kepemilikan harta jika berkaitan dengan harta gono-gini, misalnya BPKB, Sertifikat Rumah, dst (jika ada).
  5. Surat visum dokter atau yang surat-surat lainnya yang diperlukan (jika ada).

Surat-surat tersebut difotokopi, dan fotokopinya harus bermaterai. Fotokopi dari surat-surat harus anda serahkan ke Majelis Hakim sebagai alat bukti.

 

Saksi-saksi yang Harus Disiapkan adalah :

  1. Saksi-saksi terdiri dari paling sedikit 2 orang.
  2. Saksi boleh berasal dari keluarga, tetangga, teman atau orang yang tinggal di rumah anda.
  3. Saksi harus mengetahui (mendengar dan melihat) secara langsung peristiwa terkait dengan Cerai Talak anda.
  4. Saksi haruslah orang yang sudah dewasa (sudah 18 tahun atau sudah menikah).
  5. Saksi-saksi harus dihadirkan untuk diperiksa oleh Majelis Hakim pada sidang berikutnya yaitu saat sidang pembuktian.

 

Hal-Hal Yang Terkandung Dalam Surat Permohonan :

A. Identitas para pihak (Anda dan Istri);

  • Terdiri dari: nama lengkap (beserta gelar dan bin/binti), umur, pekerjaan, tempat tinggal.

B. Dasar atau alasan Permohoan,

  • Berisi keterangan berupa urutan kejadian sejak mulai perkawinan anda dilangsungkan, peristiwa hukum yang ada (misalnya: lahirnya anak anak), hingga munculnya ketidakcocokan antara suami dan Istri yang mendorong terjadinya perceraian, dengan alasan-alasan yang diajukan dan uraiannya yang kemudian menjadi dasar tuntutan.

Alasan yang dapat dijadikan dasar gugatan perceraian anda di Pengadilan Agama antara lain :

  1. Suami berbuat zina, pemabuk, pemadat, penjudi dan sebagainya yang sukar disembuhkan.
  2. Suami meninggalkan anda selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa ada izin atau alasan yang sah.
  3. Suami dihukum penjara selama (lima) 5 tahun atau lebih setelah perkawinan dilangsungkan.
  4. Suami tak dapat menjalankan kewajibannya sebagai Suami karena cacat badan atau penyakit.
  5. Terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus tanpa kemungkinan untuk rukun kembali.
  6. Suami beralih agama atau murtad yang mengakibatkan ketidakharmonisan dalam keluarga.
  7. Suami melanggar taklik-talak yang dia ucapkan saat ijab-kabul.
  8. Suami bertindak kejam dan suka menganiaya istri, sehingga keselamatan istri terancam.

C. Tuntutan / permintaan hukum (petitum),

  • yaitu tuntutan yang anda minta agar dikabulkan oleh hakim. Seperti:
  1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
  2. Menyatakan perkawinan antara Penggugat dan tergugat putus karena perceraian;
  3. Menghukum Tergugat untuk membayar nafkah iddah kepada Penggugat selama tiga bulan sebesar Rp____;
  4. Menetapkan hak pemeliharaan anak diberikan kepada Penggugat;
  5. Menghukum Tergugat untuk membayar nafkah anak melalui Penggugat sebesar Rp........setiap bulan;
  6. Menghukum Tergugat membayar biaya pemeliharaan (jika anak belum dewasa) terhitung sejak....sebesar Rp....per bulan sampai anak mandiri/dewasa;
  7. Menetapkan bahwa harta bersama yang diperoleh selama perkawinan (gono-gini) berupa_____;
  8. Menetapkan bahwa Penggugat dan Tergugat masing-masing memperoleh bagian separuh dari harta bersama;
  9. Menghukum Penggugat dan Tergugat untuk membagi harta bersama tersebut sesuai dengan bagiannya masing-masing;
  10. Menghukum Penggugat membayar biaya perkara ?.. dst;

Proses persidangan

  1. Majelis Hakim memeriksa identitas Penggugat dan Tergugat.
  2. Jika suami dan Istri hadir, maka Majelis Hakim berusaha mendamaikan suami dan Istri, baik langsung maupun melalui proses mediasi.
  3. Majelis Hakim berusaha mendamaikan suami dan Istri dalam setiap kali sidang, namun istri punya hak untuk menolak untuk berdamai dengan suami.
  4. Mediasi dan persidangan :
  • Jika mediasi menghasilkan perdamaian, maka anda diminta untuk mencabut gugatan.
  • Jika mediasi tidak menghasilkan perdamaian, maka proses berlanjut ke persidangan dengan acara pembacaan surat gugatan, jawab menjawab antara suami dan Istri, pembuktian, kesimpulan, musyawarah Majelis Hakim dan Pembacaan Putusan.
 
English French German Italian Spanish

Ketua PA Marisa

ketua.jpg

Wakil Ketua

no profil wka.jpg

Foto Hakim

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Foto Pegawai

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Link Terkait

link_mari

badilag2

Berita Badilag

Polling

Pendapat Anda Mengenai Website PA Marisa
 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini10331
mod_vvisit_counterKemarin12749
mod_vvisit_counterMinggu Ini59838
mod_vvisit_counterMinggu Lalu71290
mod_vvisit_counterBulan Ini267440
mod_vvisit_counterBulan Lalu354949
mod_vvisit_counterKeseluruhan4244038

We have: 182 guests, 12 members online
Your IP: 54.81.82.181
 , 
Today: Jul 27, 2017

Sohib yang Online ?

Kami punya 181 tamu dan 12 anggota online